Sunday, January 27, 2013

Pola Hidup Teratur Cegah Penuaan Dini

 Jakarta – Usia boleh bertambah, namun semua perempuan pasti tetap menginginkan agar tetap terlihat cantik. Untuk tetap terlihat cantik, banyak orang yang melakukan perawatan di salon-salon dan dokter kecantikan.

Spesialis Anti Aging Indonesia dr Deby Vinski mengatakan, perawatan untuk tetap tampil terlihat muda tak hanya berupa perawatan kecantikan kulit dari luar, tetapi juga dengan memperhatikan organ dalam tubuh seperti jantung dan hati.

“Dengan perawatan dari dalam, kecantikan yang terpancar akan bertahan lebih lama dan alami,” ujar Deby yang lebih dikenal sebagai “The Queen of Anti Aging”, pada peluncuran bukunya yang berjudul Perfect Beauty Anti Aging, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dokter Indonesia pertama yang lulus Anti Aging Medicine Specialis di Paris ini mengungkapkan di dalam bukunya agar masyarakat membiasakan diri menjaga kesehatan dan pola hidup yang baik sejak usia muda. Pola hidup sehat ini akan memperlambat penuaan dini.

Dia menambahkan, pemilihan makanan juga memengaruhi kualitas hidup seseorang. Apalagi setiap manusia memiliki usia biologis yang berbeda. “Pola hidup sehat dimulai dari pemilihan makanan. Kita harus mengonsumsi makanan yang berserat,” ujar perempuan yang sudah 19 tahun tidak mengonsumsi minuman yang mengandung gula itu.

Perfect Beauty Anti Aging, judul bukunya, diterbitkan karena kepedulian Deby Vinski agar masyarakat Indonesia lebih mengerti peran dan layanan kedokteran anti aging (anti-penuaan).

“Hingga saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa kedokteran anti-penuaan hanya bicara seputar bedah plastik atau kecantikan. Padahal, kedokteran dan layanan anti-penuaan melibatkan semua disiplin ilmu kedokteran,” ujarnya.

Dalam buku ini juga dia menjelaskan beragam informasi mengenai konsep baru anti-penuaan, mulai dari terapi dasar anti aging medicine, antara lain menjaga gaya hidup sehat, mengatur nutrisi, relaksasi, dan manajemen stres, antioksidan, hingga terapi sulih hormon. Bahkan, sampai stem cell dan terapi revolusi untuk anti-penuaan.

Menariknya lagi, buku tersebut membeberkan rahasia kecantikan para selebritas yang menjadi ikon anti-penuaan. Editor buku Perfect Beauty Anti Aging, Ayu Arman, pada peluncuran buku ini sempat memberikan kesaksian.

Jauh sebelumnya, dia tidak pernah mengetahui kalau di dalam tubuhnya itu tetap ada gangguan kesehatan. “Meski tubuh saya tidak gemuk, ternyata kolesterol saya tinggi. Yang mencengangkan, di usia saya yang masih 33 tahun, usia biologis saya sebenarnya 55 tahun,” ujar Ayu

Awalnya, dia menganggap anti-penuaan hanya menyangkut estetika. Namun, setelah melakukan wawancara dengan Deby Vinski dan mendalaminya menjadi buku, dia baru mengetahui bahwa ilmu anti-penuaan adalah landasan utama ilmu kedokteran. “Untuk mencegah penuaan dini, kita harus memiliki disiplin lifestyle,” ujarnya.

0 comments:

Post a Comment